Intensifkan Budaya Gotong Royong Melalui “Jumat Bersih”

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah (baju kuning) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI, dan ormas Relawan Bersatu usai melaksanakan program Jumat Bersih, gotong royong di SMPN 1 Pangkalan Bun. 


PANGKALAN BUN-Budaya gotong royong terus di intensifkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui program "Jumat Bersih", terlebih saat ini Kabupaten Kobar sedang dalam persiapan penilaian untuk penghargaan piala Adipura. Sejumlah titik tidak terkecuali di sekolah-sekolah tak luput dari sasaran pemberisihan oleh pemerintah demi meraih hasil penilaian maksimal pada anugerah penghargaan bidang lingkungan yakni Piala Adipura.

Kali ini giliran Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangkalan Bun yang menjadi sasaran pembersihan secara gotong royong. Bupati Kobar Hj. Nurhidayah serius dalam menangani kebersihan di kota yang berjuluk Kota Manis Pangkalan Bun, hal ini dibuktikannya dengan turun langsung ke lapangan ketika seperti yang dilakukan Bupati bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI, serta Relawan Bersatu, Jumat (24/11).

"Kita tunjukan bahwa gotong royong adalah budaya kita, saya berharap masyarakat bisa menerapkan, menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari diri sendiri di lingkungan keluarga kita di rumah," ujar bupati.

Semantara itu Ketua Relawan Bersatu HM Yusuf Ryanto mengatakan, pihaknya sebagai mitra pemerintah selalu mendukung kegiatan terutama untuk kegiatan sosial, dalam hal ini menjaga kebersihan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin mereka organisasi Relawan Bersatu dalam hal membantu pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan."Kita bersihkan lingkungan SMPN 1, karena kebetulan disitu juga merupakan titik poin pada penilaian, karena memang sekolah tersebut peraih Adiwiyata pada tahun 2017 ini," kata Riyanto menjelaskan kepada awak media.

Adapun sasaran pemberisihan yang dilakukan di sekolah-sekolah adalah halaman, selokan, serata lingkungan luar sekolah yang rawan menimbulkan gangguan kesehatan bagi siswa serta dapat menggangu aktifitas belajar anak. Ada 30 orang anggota yang dilibatkan dalam kegitan ini, tak hanya di SMPN 1 dihari yang bersamaan pihaknya juga turut memberisihkan tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dangan target sasaran pasilitas sosial dan fasilitas umum di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Riyanto berharap keterlibatan mereka bisa turut andil menjadi bagian menjaga kota tepat besih, bisa membuahkan hasil yang maksimal nantinya. (*lan/ala/dar)

Sumber : http://kalteng.prokal.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Pages